Engkau ingin berjuang, Tapi engkau rosak oleh pujian
Engkau ingin berjuang, tapi tidak sepenuhnya menerima pimpinan
Engkau ingin berjuang, tapi tidak begitu setia kawan
Engkau ingin berjuang, tapi tidak sanggup berkorban
Engkau ingin berjuang, tapi hanya ingin jadi pemimpin
Engkau ingin berjuang, menjadi pengikut agak segan
Engkau ingin berjuang, tolak ansur tidak engakau amalkan
Engkau ingin berjuang, tapi tidak sanggup menerima cabaran
Engkau ingin berjuang, kesihatan dan kerehatan tidak sanggup engkau korbankan
Engkau ingin berjuang, tapi tidak mampu menerima ujian
Engkau ingin berjuang, tapi engkau rosak oleh pujian
Engkau ingin berjuang, tapi tidak sepenuhnya menerima pipmpinan
Engkau ingin berjuang, masa tidak sanggup engkau luangkan
Engkau ingin berjuang, kerenah sahabat tidak kau tahan
Engkau ingin berjuang, hidupmu lintang - pukang
Engkau ingin berjuang, diri engakau tidak engkau tingkatkan
Engkau ingin berjuang, displin diri kau abaikan
Engkau ingin berjuang, janji kurang engkau tunaikan
Engkau ingin berjuang, kasih sayang engkau cuaikan
Engkau ingin berjuang, tetamu engkau abaikan
Engkau ingin berjuang, ayah ibu engkau lupakan
Engkau ingin berjuang, ilmu berjuang engkau tinggalkan
Engkau ingin berjuang, kekasaran dan kekerasan engkau amalkan
Engkau ingin berjuang, pandangan engkau tidak diselaraskan
Engkau ingin berjuang, Rasa Bertuhan engkau abaikan
Engkau ingin berjuang, iman dan taqwa engkau lupakan
Ya sebenarnya apa yang Engkau hendak perjuangkan..
Muhasabah buat dirimu wahai pejuang..
katakanlah "jika bapa2mu ,anak2mu saudara2mu isteri2mu
keluarga2mu, harta kekayaan yang kamu usahakan,perdangan
yang kamu khuatirkan kerugiannya, dan rumah2 tempat tinggal
yang kamu sukai, lebih kamu cintai dari Allah & RasulNYA
serta berjihad di jalanNYA maka tunggulah sampai Allah
mendatangkan keputusanNYA".Dan ALLAH tidak memveri petunjuk
kepada orang2 fasik ( 9;24 )

Sangat diakui, sentuhan yang dibawa oleh Dr Shukri sangat berkesan dan effektifnya perubahan itu terasa sampai sekarang. Saya pernah mengikutinya pada tahun 2005 sebelum menjelangya SPM. Terima kasih Maahad, menjadi pembuka jalan ke arah perubahan buatku.
